Piala Indonesia; Siap Diperebutkan Lagi

Piala Indonesia; Siap Diperebutkan Lagi

Jakarta, Kabarindo- PSSI melalui Sekretaris Jenderal-nya, Joko Driyono, memastikan Indonesia Super League (ISL) musim depan akan memakai format dua wilayah jika klub yang lolos verifikasi lebih dari 18.

Jumlah maksimal yang akan mengikuti ISL 2014 adalah 22 klub. Dengan begitu, tiap klub minimal akan bertanding sebanyak 20 kali per musimnya.

Jumlah maksimal bertanding dalam satu musim adalah 30 kali, itupun jika mampu lolos ke babak final. Oleh beberapa klub, jumlah 20 pertandingan dirasa kurang karena tidak cukup menggembleng para pemain. Sebagai kompensasinya, PSSI akan menghidupkan kembali Piala Indonesia yang vakum dua tahun terakhir.

"Sebetulnya jumlah 30 pertandingan itu sudah mencukupi, sesuai permintaan AFC yang menetapkan minimal klub melakoni 27 pertandingan dalam setahun untuk ikut kompetisi Asia. Namun dengan jumlah pertandingan 20 itu ada klub yang bilang tidak worthed, tidak impas karena sudah mengontrak pemain mahal," ujar Joko yang juga menjabat sebagai CEO PT Liga Indonesia di Kantor PSSI, Jakarta Pusat, Senin (25/11).

Format Piala Indonesia saat ini belum bisa dipastikan. Terdapat beragam opsi mulai dari 32, 48, hingga 64 klub. Joko menyebut opsi terkuat adalah 32 klub, dengan 22 klub ISL dan 10 klub divisi utama terbaik berdasar catatan prestasi setahun terakhir.

Menurut PSSI, kompetisi satu wilayah dengan 18 klub di tahun 2014 beresiko tak bisa selesai dalam setahun. Terdapat beragam intervensi acara non-ISL yang memotong waktu 52 minggu dalam setahun. Kompetisi ISL musim depan direncanakan akan diputar mulai akhir Januari.

"Kami udah ukur, setahun ada 52 minggu. Kompetisi kita butuh, idealnya dengan 18 klub, butuh 34 minggu. Nah maka kita hitung sekarang acara-acara lain kira-kira akan menyita berapa minggu.

"Tahun depan ada (Piala) AFF yang menyita delapan minggu sejak persiapan. Piala Dunia kira-kira empat minggu, Pemilu empat minggu, kemudian puasa dan Idul Fitri kira-kira dua minggu, agenda pertandingan FIFA ada lima minggu. Itu sudah 23 minggu, jadi kalau satu wilayah itu nggak akan selesai," jelas Joko seperti dilansir dari laman beritasatu.