RaechanaH Syafei; Jadi Difable Pertama Masuk Finish

RaechanaH Syafei; Jadi Difable Pertama Masuk Finish

Finish Point, Monas, Jakarta, Kabarindo- Perempuan tangguh ini masih berusia 45 tahun.

Disapa Raechanah Syafei adalah penyandang penyakit kelainan sel darah putih. Penyakitnya itu yang menyebabkan ia yang dulunya suka berlari harus berada di atas kursi roda dalam menjalankan aktivitas kesehariannya sebagai Head Departement HRD dari Gunung Sewu Kencana Group.

Perempuan humble dan bersemangat saat diwawancarai oleh awak media menegaskan tujuan serta harapannya sebagai peserta dan akhirnya keluar menjadi juara perhelatan Jakarta Marathon 2013 kategori WheelChair.

Ada enam kategori yang dapat diikuti di Jakarta Marathon antara lain Full Marathon, Half Marathon, 10K, 5K,Wheelchair
dan Children Sprint.

Memang dari awal Jakarta Marathon sama halnya dengan Boston Marathon, Toronto Marathon termasuk yang di gelar ooleh negara Singapura, Jepang dan lainnya memang melibatkan para penyandang cacat di atas kursi roda dalam satu kategori dan tahun 2013 ini diraih oleh perempuan bernama Raechanah.

"Ini adalah semangat dan energi positif yang ingin saya inspirasikan tidak hanya untuk diri saya tapi juga orang lain bahwa penyandang cacat atau dalam kondisi penyakit seperti yang saya alami sehingga harus berada di atas kursi roda bisa juara dan berbuat lebih asalkan ada niat serta tekad dan tentu saja persiapan yang matang. Memang saya harus latihan terlebih dahulu sebelum mengikuti 10K ini dan bukan hanya saya yang semangat lari karena sebelum kena penyakit ini memang saya suka lari," paparnya lugas.

Joko Widodo bersama dengan menpora, Roy Suryo (Menpora) dan Menparekraf, Mari Elka Pangestu memberikan dukungan dengan ikut menyambut dan menyalaminya.

Redaksi juga mengamati tidak hanya penyandang cacat/penyakit di atas kursi roda tapi juga ada tuna netra yang berjumlah lebih dari sepuluh yang berlari dipandu oleh rekannya dengan cara tangannya diikat dengan yang menggandengnya.


Bangga Yah......!