Sapta Nirwandar; Diusulkan Jadi Menteri Pariwisata

Sapta Nirwandar; Diusulkan Jadi Menteri Pariwisata

Jakarta, Kabarindo- Kalangan industri pariwisata mengusulkan tiga nama yang direkomendasikan pantas menjabat Menteri Pariwisata dalam kabinet yang dipimpin presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi).

Dari ketiga nama tersebut, nama Ketua Umum DPP Indonesia Congress and Convention Association (Incca) Iqbal Alan Abdullah paling diunggulkan mengingat kontribusinya dalam dunia pariwisata dan MICE (Meetings, Incentives, Conventions, Exhibition) di Indonesia selama 30 tahun.

“Kami sudah mengusulkan tiga nama berdasarkan rangkingnya. Pertama adalah Iqbal Alan Abdullah, kedua Sapta Nirwandar, dan ketiga Yanti Sukamdani. Sekarang terserah Pak Jokowi karena itu adalah kewenangan beliau,” kata Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Pameran Indonesia (Asperapi) Effi Setiabudi dalam keterangan tertulisnya, Selasa (2/9).

Menurut Effi, usulan ketiga nama tersebut merupakan hasil dari pertemuan yang digagas Asperapi beberapa hari lalu yang diikuti oleh asosiasi utama pariwisata di Indonesia seperti PHRI, Asita, Incca, Kadin, GIPI, Putri dan lainnya.

“Nama-nama ini sudah kita kirimkan ke Jokowi. Hal itu sesuai dengan keinginan Jokowi untuk menyerap masukan dari publik terkait calon menteri kabinetnya dan kita ingin berpartisipasi di dalamnya,” ujar Effi.

Lebih lanjut, Effi menjelaskan ketiga nama tersebut dinilai merupakan tokoh terbaik yang dimiliki pariwisata Indonesia saat ini, dan memiliki reputasi yang terbaik serta diharapkan mampu membawa perubahan dalam industri pariwisata ke arah yang lebih baik untuk lima tahun ke depan.

“Kita ingin pertumbuhan kita tidak lamban seperti sekarang, karena baru bisa mencapai 8,5 juta wisman, kalah cepat dibandingkan dengan negara tetangga. Padahal potensi kita jauh lebih besar. Kita juga menekankan pentingnya pariwisata yang bisa menopang perekonomian negara,” katanya.

Dijelaskan Effi, dalam pertemuan tersebut disepakati empat syarat menjadi calon Menteri Pariwisata. Dari syarat-syarat tersebut barulah muncul ketiga nama tadi.

"Pertama, harus mengerti industri pariwisata dan MICE. Kedua, harus memiliki jaringan internasional. Ketiga, mampu berkomunikasi dengan baik dengan semua stakeholders termasuk Pemda dan sektor lainnya. Keempat, calon itu harus siap mengabdi atau sudah selesai dengan kepentingan diri sendiri maupun kelompoknya," terang Effi seperti dilansir dari laman beritasatu.