Satgas Pamtas RI-PNG; Terima Sarana Prasarana Air Bersih

Satgas Pamtas RI-PNG; Terima Sarana Prasarana Air Bersih

Jakarta, Kabarindo- Satuan tugas pengamanan perbatasan (Satgas Pamtas) RI-PNG Batalyon Infanteri (Yonif) 400/Raider dibawah pimpinan Letkol Inf Heri Bambang Wahyudi menerima bantuan berupa sarana prasarana penampungan air bersih yang berada di Poskotis Arso Kota Kabupaten Keerom Papua, Rabu (13/5/2015).
 
Kegiatan peresmian dan penyerahan sarana prasarana hasil kerja sama PT. Asabri (Persero) dengan Satgas Yonif 400/Raider dimulai dengan pembukaan dan sambutan dari Danrem 172/PWY yang diwakili oleh Kasilog Korem 172/PWY Letkol Inf Djajuli Ahmad, Bupati Keerom Bapak Dr. Yusuf Wally, S.E.,M.M, Ketua Kepala Kantor Cabang (Kakancab) PT. Asabri (Persero) Jayapura Bapak Drs. Mohammad Romli, dilanjutkan pembukaan selubung prasasti, peninjauan hasil bangunan, dan penanda tanganan berita acara oleh Kakakancab PT. Asabri (Persero) Jayapura.
 
Danrem 172/PWY dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Kasilog Korem 172/PWY, menyampaikan bahwa kegiatan ini diadakan dalam rangka memenuhi kebutuhan air bersih di wilayah Keerom yang mayoritas untuk masyarakat masih kesulitan untuk mendapatkan air bersih. “Bantuan ini merupakan bantuan tahap kedua, dimana untuk program tahap pertama sudah dilaksanakan dengan peresmiannnya yang dipusatkan di Distrik Arso”, ujarnya.
 
Dalam kesempatan tersebut, Danrem menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingi kepada seluruh pihak yang telah membantu memfasilitasi sarana ini, terutama di pos perbatasan. “Agar prasarana dapat dipelihara dengan baik dan dimanfaatkan sesuai kebutuhan, apabila ada masyarakat yang membutuhkan maka dipergunakan sarana tersebut”, harapnya.
 
Sementara itu, Bupati Keerom Bapak Dr. Yusuf Wally, S.E.,M.M menyampaikan bahwa kami sangat berterima kasih kepada PT. Asabri, pihak BUMN, dan Prajurit TNI Satgas Yonif 400/Raider yang sudah membantu mendukung program pemerintah khususnya pengadaan air bersih ini, serta atas upayanya membantu melaksanakan pengawasan di dalam pemakaian dan pemeliharaan bantuan ini.
 
“Memang kami sedang menggalakan 3 hal di Papua yaitu air bersih, penerangan, dan perumahan layak huni, sedangkan di  bidang penerangan saat ini sedang di kembangkan bersama ahli dari surya institut yang menggunakan bahan bakar etanol yang berasal dari sorgum atau singkong”, kata Bupati Keerom.