Sentul City 2016; Siap Ekspansi Rp 2,1 Triliun

Sentul City 2016; Siap Ekspansi Rp 2,1 Triliun

Jakarta, Kabarindo– PT Sentul City Tbk (BKSL) berencana membangun mal dan kawasan residensial senilai Rp 2,1 triliun tahun depan.
Pendanaan ekspansi tersebut berasal dari kas internal dan pinjaman bank.

Kebutuhan dana tersebut akan dimasukkan dalam belanja modal (capital expenditure/capex) senilai Rp 900 miliar tahun depan. Sedangkan sisanya senilai Rp 1,2 triliun ditempatkan khusus untuk ekspansi pusat perbelanjaan, yaitu AEON Mall, hingga 2018.

Presiden Direktur Sentul City Keith Steven Muljadi mengatakan, belanja modal senilai Rp 900 miliar tergolong konservatif tahun depan. Dana ini akan dimanfaatkan untuk membiayai pengembangan central business district (CDB) di Sentul dan klaster baru residensial.

Peseroan, menurut Keith, berencana membangun empat menara apartemen, satu hotel, dan satu gedung perkantoran di CBD pengembangan tahap pertama. CBD ini dikembangkan di atas lahan seluas 40 hektare.

“Saat ini, kami sedang menjajaki mitra untuk pengembangan hotel bintang lima di kasawan tersebut. Perseroan juga terbuka terhadap mitra asing dan domestik untuk membentuk perusahaan patungan untuk mengembangkan CDB tersebut,” ujarnya di Jakarta, belum lama ini.

Dia memprediksi, pengembangan tahap pertama kawasan CDB membutuhkan waktu lima tahun. “Sambil penjajakan mitra strategi, kami terus mematangkan master plan kawasan ini. Kami juga melihat ketersediaan dana perseroan,” ujar dia.

Sentul City juga sedang mendekati satu perusahaan asal Perancis untuk penerapan teknologi ramah lingkungan pada kawasan residensial Sentul City. Penerapan teknologi ini diklaim akan menjadi yang pertama di Indonesia seperti dikutip dari beritasatu.