Sido Muncul; Siap Sumbang Bus Wisata

Sido Muncul; Siap Sumbang Bus Wisata

Jakarta, Kabarindo - Rencana Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI menyediakan bus wisata gratis di Ibu Kota segera akan terealisasi. Hanya saja, untuk tahap pertama baru akan ada lima unit bus yang akan ditenderkan oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) DKI Jakarta.

Sedangkan, untuk melayani jasa wisata keliling Ibu Kota membutuhkan sekitar 14 bus wisata. Selain akan dioperasikan, beberapa bus akan menjadi cadangan bila ada bus yang rusak.

Untuk pengadaan sembilan bus lainnya, Pemprov DKI akan menawarkan pada perusahaan swasta di Jakarta melalui dana corporate social responsibility (CSR) mereka. Salah satu yang ditawarkan adalah pabrik jamu tradisional, PT Sido Muncul.

Hari ini, Direktur Utama PT Sido Muncul Irwan Hidayat mendatangi tempat kerja Gubernur DKI Joko Widodo dan Wakil Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Irwan mengaku kedatangannya hanya untuk membahas iklan saja.

“Ya kan nanti katanya Pemprov DKI akan mengadakan bus wisata di Jakarta. Nah saya mau menawarkan untuk memasang iklan di tubuh bus-bus tersebut,” kata Irwan di Balai Kota DKI, Jakarta, Senin (26/8).

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan kedatangan rombongan Sido Muncul ke Balai Kota untuk memasang iklan. Tetapi selain itu, Pemprov DKI mencoba menawarkan supaya Sido Muncul mau menyumbang bus untuk menambah armada bus wisata gratis.

“Iya dong, kita mau minta bus, mau minta mereka sumbang bus. Terus nanti kita mau ada jatah reklame LED, iklan LED untuk Jakarta Baru. Ya kita mau kerja sama dengan dia, bagaimana membuat iklan untuk iklan,” kata Ahok, sapaan Basuki seperti dilansir dari laman beritasatu.

Iklah yang akan dibuat mengarah pada iklan pendidikan. Kemungkinan besar Joko Widodo dan Ahok akan muncul dalam iklan tersebut. “Boleh lah kita muncul di produk dia, nongol dikit gitu. Kayak iklannya Pak Prabowo dulu, sekelebat-sekelebat,” ujarnya sambil tertawa.

Mantan Bupati Belitung Timur ini menerangkan tahun ini Pemprov DKI akan membeli lima bus wisata yang akan menempuh rute dari Blok M menuju Monas. Bila kondisi jalan tidak macet, maka dibutuhkan 14 unit bus wisata.

“Jadi masih kurang sembilan unit kan. Belum lagi ada yang rusak. Jadi butuh cadangan kan. Nah kalau ada yang nyumbang kan bagus. Sido Muncul bisa nyumbang satu atau dua unit lah. Kita mau bilang, mau nggak sumbang bus terus bikan film iklan. Dia produksi, kita nggak bayar. Kita mau nego. Mereka kan belum ketemu Pak Jokowi.,” tuturnya.

Ahok yakin bus wisata tingkat ini sudah disesuaikan dengan tinggi jembatan penyeberangan orang (JPO) di sepanjang Jalan Sudirman-Jalan Thamrin. Karena tinggi bus tingkat wisata mencapai sekitar 4,2 meter sedangkan JPO tingginya mencapai 4,5 meter.