Smartfren; Siap Antisipasi Lonjakan Trafik Saat Lebaran

Smartfren; Siap Antisipasi Lonjakan Trafik Saat Lebaran

Surabaya, Kabarindo- Operator seluler berbasis CDMA, Smartfren, siap mengantisipasi lonjakan trafik saat libur Lebaran di wilayah Jatim, Bali dan Nusra.

Regional Head East Java & Bali Lombok Smartfren, Muhammad Cahyadi, mengatakan pihaknya telah memperkuat jaringan di wilayah ini untuk mengantisipasi lonjakan trafik komunikasi selama libur Lebaran tahun ini.

“Tujuannya agar pelanggan bisa melakukan komunikasi dengan keluarga dan kerabat dengan nyaman dalam merayakan Lebaran,” ujarnya pada Selasa (22/7/2014).

Cahyadi menambahkan, Smartfren telah menyiapkan langkah-langkah dalam menghadapi lonjakan trafik saat Lebaran. Yaitu peningkatan kapasitas jaringan, stabilitas dan kecepatan, antisipasi blind spot dan dukungan staf.

Untuk peningkatan kapasitas jaringan, Smartfren menambah Base Station Controller (BSC) dari 9 menjadi 13 BSC yaitu di Surabaya 2 unit, di Malang 1 unit dan di Denpasar 1 unit. Dengan penambahan BSC ini, penanganan gangguan jaringan akan lebih mudah diselesaikan.

Smartfren juga meng-upgrade 300 BTS serta menambah sekitar 100 BTS makro dan mikro. Hingga kini terdapat 1.358 BTS di Jatim, Bali & Lombok. Untuk menjaga stabilitas dan kecepatan, Smartfren menambah 10 titik fibre optic. Kemudian untuk menjangkau blind spot di beberapa wilayah khususnya di jalur mudik, Smartfren mengoptimalkan frekuensi radio.
Untuk memberikan kenyamanan pelanggan saat libur Lebaran, Smartfren menyediakan 18 outlet di 13 kota dan 5 titik rest area di Suramadu, Mojokerto, Tuban, Caruban dan Ketapang. Pelanggan bisa membeli pulsa maupun produk Smartfren di sini.

“Dengan berbagai persiapan tersebut, komunikasi para pelanggan akan lancar,” ujar Cahyadi.

Ia menyebutkan, jumlah pelanggan Smartren secara nasional mencapai 12 juta. Dari angka ini, pelanggan di Jatim sekitar 2,5 juta. Cahyadi manyebutkan, jumlah pelanggan nasional ditargetkakan naik menjadi 13 juta-15 juta sampai akhir tahun.