Taman Budaya Jatim ;Gelar Seni Budaya Banyuwangi

Taman Budaya Jatim ;Gelar Seni Budaya Banyuwangi

Surabaya, Kabarindo- Taman Budaya Jatim (TBJ) kembali mengadakan Gelar Seni Budaya (GSB).

Acara itu merupakan program periodik setiap bulan. Dalam setahun, TBJ menggelar GSB dari sejumlah kota di Jatim.

Pada bulan ini digelar seni budaya dari Kabupaten Banyuwangi dengan tema Semarak Bumi Blambangan yang berlangsung di pendopo pada Jumat – Minggu (11 – 13 Mei).

Menurut Sukatno, Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Taman Budaya Jatim, Banyuwangi memiliki banyak kesenian yang mempesona sehingga layak ditampilkan kepada publik.

“Kesenian Banyuwangi tak kalah dengan Bali. Misalnya, Banyuwangi juga punya Barong, Tari Janger, Tari Gandrung, Jaranan Buto dan masih banyak lagi,” ujarnya.

Selain seni pertunjukan, juga ditampilkan lomba tari kreasi baru dan senam Lare Osing yaitu senam khas Banyuwangi. Sebagai pelengkap dipamerkan produk unggulan Banyuwangi berupa kerajinan dan kuliner khas daerah tersebut di halaman TBJ.

Rangkaian acara dimulai pada Jumat (11/5) malam yang dibuka dengan kesenian Barong dan Patrol mengiringi rombongan meninjau stan – stan pameran. Disusul Hastungkoro (pembacaan doa) serta aneka tari dan lagu yaitu Tari Jejer Gandrung, Tari Kembang Pesisiran, lagu Tanah Kelahiran, Tari Sayu Gringsing, lagu Sumberwangi, Tari Jur Ngujur dan Tari Gandrung bersama.

Hari kedua, Sabtu (12/5), diisi Lomba Tari Kreasi Banyuwangi, Tari Punjen Using, lagu Gelang Alit, Tari Aji Jaran Buto, lagu Semebyar dan Tari Kucingan. Acara ditutup dengan pergelaran Janger dengan lakon Joko Umbaran.

Pada hari ketiga, Minggu (13/5), dibuka dengan senam Lare Osing pada pagi hari disusul sajian musik Banyuwangi. Kemudian dilanjutkan Tari Condro Mowo dan Tari Jaranan Buto.

Berbagai tampilan tersebut membuat GSB selalu dipenuhi pengunjung. Menurut Sukatno, selain masyarakat dan pecinta seni, GSB kali ini dihadiri komunitas warga Banyuwangi di Surabaya dan sejumlah ekspatriat.