Tukang Bubur Naik Haji; Raih Seribu Episode

Tukang Bubur Naik Haji; Raih Seribu Episode

Jakarta, Kabarindo- Sinetron Tukang Bubur Naik Haji The Series (TBNH) yang mulai tayang di televisi sejak 28 Mei 2012 telah memasuki episode ke-1000, sebuah pencapaian yang hanya bisa dilewati oleh sinetron "Cinta Fitri". Episode tersebut rencananya pekan ini.

Sebagai bentuk rasa syukur, hari ini bertempat di Taman Bunga Wiladatika Cibubur, para pemain dan kru sinetron produksi SinemArt tersebut mengadakan acara syukuran sekaligus meet and greet. 1000 pengunjung yang datang juga bisa makan bubut gratis yang disiapkan oleh panitia.

"Kita bersyukur sekali karena di episode yang ke-1000, sinetron Tukang Bubur Naik Haji masih disukai pentonton. Untuk acara hari ini, kita juga menyiapkan 1000 mangkuk bubur untuk menandai 1000 episode sinetron ini," kata Dani Sapawie, produser pelaksana sinetron TBNH di Jakarta, seperti dilansir laman beritasatu.

Saat mulai memproduksi sinetron ini, Dani dan tim mengaku tak pernah membayangkan bisa sampai di episode ke-1000. "Sinetron ini kan bercerita tentang potret kehidupan masyarakat, di mana masalah itu akan selalu ada. Makanya cerita di sinetron ini mengalir terus sampai ke angka 1000. Mudah-mudahan bisa sampai episode selanjutnya dan tetap disukai penonton," harap dia.

Untuk menghilangkan rasa jenuh pada setiap pemain, sinetron yang disutradarai oleh Ucik Supra ini juga berusaha menciptakan lingkungan syuting yang menyenangkan.

"Kalau di sinetron Tukang Bubur Naik Haji, kita mulai syuting itu jam 10 pagi dan maksimal sampai jam 12 malam. Untuk hari minggunya kita libur. Kalau materinya banyak, sabtu juga libur sehingga para pemain masih bisa menikmati hari liburnya bersama keluarga. Berbeda sekali dengan produksi lain yang bisa syuting sampai subuh," imbuhnya.

Dari sisi cerita, menurut Dani sinetron ini juga kerap menghadirkan pemain-pemain baru untuk memunculkan konflik baru yang lebih fresh.

"Kalau permainnya itu-itu saja biasanya akan berkutat di konflik yang sama, makanya kita hadirkan banyak pemain-pemain baru," terangnya.

Sinetron TBNH ini rencananya juga akan menerima penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) bila jumlah episodenya sudah melampaui sinetron "Cinta Fitri".

"Cinta Fitri itu sampai 1007 epidose, tapi dibuat dalam beberapa seri. Sementara sinetron ini hanya satu seri saja. Jadi setelah melewati angka 1007, rencananya penghargaan sebagai sinetron dengan episode terbanyak akan diberikan oleh MURI," pungkasnya.