XL Bangun 4.5G Xperience Zone; Perkuat Ekosistem Layanan Data

XL Bangun 4.5G Xperience Zone; Perkuat Ekosistem Layanan Data

Surabaya, Kabarindo- PT XL Axiata Tbk. membangun 4.5G Xperience Zone untuk memberikan edukasi kepada pelanggan tentang teknologi dan layanan lanjutan dari 4G LTE, sekaligus membentuk ekosistem pendukungnya termasuk dari sisi device yang mendukung teknologi ini.

Sr. Advisor XL Center & Postpaid XL, Rashad Javier Sanchez, mengatakan di sejumlah negara, pasar 4.5G sudah terbentuk seiring dengan pesatnya pertumbuhan kebutuhan layanan data pita lebar kecepatan tinggi. Ia yakin, kebutuhan masyarakat Indonesia untuk mendapatkan layanan internet dengan kualitas lebih baik akan terus meningkat. Karena itu, XL terus memperkuat ekosistem layanan data melalui 4.5G Xperience Zone.

“Saat ini sudah terlihat indikasi masyarakat Indonesia akan segera membutuhkan 4.5G. Hal ini ditandai dengan pesatnya pertumbuhan pemakaian data khususnya 4G dan meningkatnya jumlah pengguna smartphone di XL menjadi 63% pada 2016, naik dari 42% pada tahun sebelumnya. Konsumsi data per pelanggan juga meningkat pesat didorong tumbuhnya layanan video streaming,” ujarnya pada Jumat (7/4/2017).

XL menyediakan 4.5G Xperience Zone di gerai XPLOR dan XL Center di sejumlah kota di berbagai daerah yang dilengkapi 4.5G Ready BTS, sehingga masyarakat bisa merasakan pengalaman berada di jaringan 4.5G. BTS 4.5G Ready ini memiliki teknologi pendukung 4.5G yaitu 4x4 MIMO, modulasi 256 QAM dan carrier aggregation (CA).

Di 4.5G Xperience Zone terdapat layanan edukasi tentang 4.5G serta display sejumlah gadget yang mendukung teknologi 4.5G. Masyarakat bisa mencoba layanan 4.5G bila smartphone-nya sudah mendukung teknologi tersebut atau bisa juga mengaksesnya melalui sinyal WiFi dari terminal 4.5G Xperience Zone.

XL 4.5G Xperience Zone pada tahap awal tersedia di 20 lokasi yang tersebar di beberapa kota di Indonesia. Ada 8 lokasi di Jabotabek, juga di Bandung, Cirebon, Yogyakarta dan Surabaya. Di luar Jawa ada di Denpasar, Mataram, Medan, Palembang, Pekanbaru, Makassar, Manado dan Banjarmasin. Pengembangan lebih lanjut akan mengikuti perluasan layanan 4G ke kota-kota besar lainnya.

Rashad menjelaskan tiga hal yang akan dilakukan  untuk mengakomodasi kebutuhan terhadap kecepatan dan kapasitas layanan data pita lebar.

Pertama, membangun ekosistem 4.5G di Indonesia, antara lain dengan mengundang penyedia device pabrikan ataupun principal guna melakukan testing devices yang akan diluncurkan di Indonesia. Tes ini perlu dilakukan untuk memastikan dukungan layanan teknologi 4.5G di perangkat yang diuji.

Kedua, mengenalkan arah perkembangan teknologi 4G kepada masyarakat meliputi pengetahuan mengenai teknologi 4.5G serta memberikan pengalaman langsung kecanggihan teknologi mendatang. Dengan mengenal lebih lanjut, masyarakat akan mengetahui manfaat dari teknologi terbaru ini dan penyesuaian yang perlu dilakukan dalam pemilihan perangkat yang mendukung layanan 4.5G.

Ketiga, XL mendukung visi pemerintah untuk menggelar layanan 4.5G di Asian Games 2018.
 
XL terus memperkuat infrastruktur pendukung layanan 4.5G. Pada tahun  ini, manajemen XL telah menganggarkan dana belanja modal (capex) sekitar Rp.7 triliun. Alokasi ini sesuai dengan fokus XL pada 2017 yaitu memperluas dan meningkatkan jaringan 4G. Pada tahun ini akan dibangun sekitar 17 ribu BTS 4G di berbagai daerah. XL menargetkan akan mengembangkan terus layanan 4G ke lebih dari 330 kota, termasuk di luar Jawa. Saat ini, cakupan layanan 4G dari XL telah mencapai sekitar 53% populasi Indonesia.