OYO Indonesia Siapkan Kamar Hotel; untuk Akomodasi Tenaga Medis

OYO Indonesia Siapkan Kamar Hotel; untuk Akomodasi Tenaga Medis

OYO Indonesia Siapkan Kamar Hotel; untuk Akomodasi Tenaga Medis
 

Agar mendapat akomodasi dengan fasilitas yang layak dan nyaman untuk beristirahat selama masa tugas

Surabaya, Kabarindo- Sebagai upaya mendukung pemerintah dalam menghadapi dampak virus corona (COVID-19), jaringan akomodasi OYO Hotels and Homes Indonesia secara khusus mengalokasikan salah satu hotelnya sebagai tempat tinggal bagi para tenaga medis yang menjadi pejuang garda terdepan dalam menangani pandemi ini.

Inisiatif penyediaan akomodasi ini ditargetkan untuk staf dan tenaga medis di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto yang menjadi rumah sakit rujukan penanganan COVID-19. Tujuannya agar mereka bisa mendapatkan akomodasi dengan fasilitas yang layak dan nyaman untuk beristirahat selama masa bertugas.

Alfian Lim, Country Head OYO Hotels and Homes Indonesia, mengatakan di tengah pandemi ini, tenaga medis menjadi pihak yang paling berjasa. Mereka rela bekerja siang dan malam dengan jam kerja yang panjang, mengambil risiko hingga meninggalkan keluarga demi merawat pasien. Untuk itu, OYO secara khusus mengalokasikan sejumlah kamar di hotel bagi para pejuang kesehatan termasuk dokter, perawat dan petugas medis lainnya, guna mempermudah akses mereka untuk menginap, membersihkan diri ataupun hanya sekedar melepas lelah di tengah kondisi sulit ini.

“Kami berharap, kontribusi ini setidaknya dapat membantu mereka untuk menjaga kondisi fisik dengan beristirahat yang cukup dan nyaman di tengah padatnya aktivitas,” ujarnya.

Alfian berharap fasilitas tersebut dapat menjadi salah satu solusi di tengah kekhawatiran para tenaga medis yang terpaksa harus menjaga jarak dengan keluarga atau kerabat terdekat, karena berinteraksi langsung dengan pasien positif COVID-19 setiap harinya.

Dirbinum RSPAD Gatot Soebroto, Kolonel dr. Abraham Arimuko, menyampaikan apresiasinya. Ia mengatakan, para tenaga medis lelah secara fisik dan mental. Lokasi tempat tinggal yang cukup jauh dari rumah sakit juga menjadi salah satu hambatan di tengah kondisi saat ini. Dukungan dari para pihak yang ditujukan bagi tenaga medis sangat dibutuhkan agar dapat terus fokus menjalankan tugas.

“Kami mengapresiasi inisiatif OYO dalam memberikan akomodasi bagi tenaga medis kami, terlebih lokasinya yang relatif terjangkau, sehingga memungkinkan kondisi fisik para tenaga medis tetap terjaga,” ujarnya.

Inisiatif ini telah diberlakukan di berbagai wilayah operasional OYO yang terdampak COVID-19 seperti India, Malaysia dan Amerika Serikat. Supaya para staf hotel dapat bekerja dengan tenang dan nyaman, OYO juga memberikan pembekalan informasi oleh tenaga ahli medis untuk memastikan pemahaman yang tepat terkait virus corona. Untuk memastikan keselamatan dan kesehatan para karyawan dan tamu tetap terjaga, OYO juga menerapkan standar prosedur operasional sesuai dengan protokol kesehatan seperti pengecekan suhu tubuh sebelum check-in, penggunaan masker, penyediaan cairan hand sanitizer, mencuci tangan secara rutin serta melakukan penyemprotan disinfektan di seluruh kamar hotel sebelum tamu check-in dan setelah check-out.

Pada Februari 2020 lalu, OYO juga mengalokasikan dana sebesar Rp 2,7 miliar di Asia Tenggara dan lebih dari Rp 1,9 miliar untuk wilayah Tiongkok. Dana tersebut dialokasikan untuk membantu para mitra pemilik aset dan anggota keluarga mereka di daerah-daerah yang terkena dampak COVID-19. Sejumlah jajaran senior manajemen OYO turut menyumbangkan sebagian dari gaji mereka pada Februari 2020 untuk menyokong tujuan tersebut.

Penulis: Natalia Trijaji