Pacific Paint Gandeng RSPAD Gatot Subroto; Adakan Operasi Mata Katarak

Pacific Paint Gandeng RSPAD Gatot Subroto; Adakan Operasi Mata Katarak

Pacific Paint Gandeng RSPAD Gatot Subroto; Adakan Operasi Mata Katarak

Operasi gratis untuk 75 penderita kurang mampu, menyambut ulang tahun ke-75

Surabaya, Kabarindo- Pacific Paint, produsen cat di Indonesia, bekerja sama dengan tim dokter RSPAD Gatot Subroto, telah mengadakan kegiatan sosial masyarakat dengan melaksanakan operasi mata katarak secara gratis untuk 75 penderita yang kurang mampu.

Direktur Pacific Paint, Suryanto Tjokrosantoso, mengatakan kegiatan tersebut diadakan untuk menyambut berdirinya 75 tahun Pacific Paint. Ia berharap, para penderita yang sudah pulih dapat menikmati kembali keindahan warna di sekitarnya.

“Pacific Paint merasa bahwa warna sangat berperan penting bagi manusia, karena melalui warna, kita bisa menyampaikan pesan untuk mempengaruhi perilaku seseorang maupun penilaian estetis. Untuk itu, rasa kepedulian kami terhadap penderita mata katarak, kami salurkan dalam Mata untuk Warna,” ujarnya dalam rilis yang diterima pada Sabtu (10/3/2018).

Kolonel dr. Subandono Bambang Indrasto, SpM, MM., menjelaskan mata adalah salah satu panca indra yang sangat penting dalam menunjang kegiatan sehari-hari. Cara bekerja mata yaitu menerima rangsang berupa cahaya, sehingga mampu membedakan warna, melihat objek dari jarak jauh dan merespon cahaya.

Hal ini tidak terjadi pada penderita katarak, karena lensa mata mengalami kekeruhan, sehingga cahaya yang seharusnya masuk tidak dapat menembus sampai ke retina. Akibatnya penglihatan menjadi kabur atau buram,” ujarnya.

Dr. Subandono menambahkan, penyakit mata katarak terjadi secara progresif tanpa ada rasa sakit. Penyakit ini biasanya diderita oleh orang-orang yang lanjut usia, namun bisa juga disebabkan oleh faktor keturunan, kecelakaan atau trauma. Bahkan bisa pula terjadi pada bayi-bayi yang lahir prematur. Jika tidak segera diatasi, penyakit mata katarak bisa mengakibatkan kebutaan.

Ia merujuk data dari kementrian kesehatan yang menyebutkan ada 250 ribu penderita baru penyakit mata katarak per tahun di Indonesia. Dari jumlah ini, masih banyak pasien yang belum mampu diobati.

“Angka kebutaan semakin bertambah dan 70% adalah penderita katarak. Program CSR ini membantu pemerintah dalam menanggulangi penderita katarak,” ujar dr. Subandono.

 

Penulis: Natalia Trijaji