Perempuan Harus Tetap Berdaya di Tengah Pandemi; Terus Berkreasi yang Bernilai Ekonomi

Perempuan Harus Tetap Berdaya di Tengah Pandemi; Terus Berkreasi yang Bernilai Ekonomi

Perempuan Harus Tetap Berdaya di Tengah Pandemi; Terus Berkreasi yang Bernilai Ekonomi

Berkontribusi untuk ekonomi keluarga maupun masyarakat

Surabaya, Kabarindo- Kaum perempuan harus tetap berdaya di tengah pandemi dengan berkreasi yang bernilai ekonomi.

Hal ini ditekankan Ketua Perempuan Entrepreneur Tangguh (Permata) Surabaya, Etty Ariaty Soraya, dalam deklarasi komunitas tersebut pada Senin (3/8/2020) yang dihadiri 100 anggotanya. Acara ini juga dihadiri bakal calon walikota Surabaya 2020, Machfud Arifin, dan istrinya Lita yang juga pengurus Dekranasda.

“Perempuan harus tetap berdaya, apalagi di tengah pandemi. Lakukan dan ciptakan kreasi yang bernilai ekonomi,” ujar Etty.

Ia mendorong para anggota Permata untuk kreatif dalam berkarya di bidang yang digeluti. Untuk itu dibutuhkan kemudahan akses bagi usaha mereka.

Machfud ikut memberikan dorongan kepada para perempuan entrepeneur tersebut agar terus berkontribusi untuk ekonomi keluarga maupun masyarakat.

“Pemerintah dan perempuan entrepreneur seperti Permata ini harus saling mendukung untuk memberdayakan ekonomi keluarga maupun masyarakat. Para entrepreneur, termasuk kaum perempuan harus menjadi bagian dari pelaku ekonomi kreatif di Surabaya,” ujarnya.

Machfud berjanji siap mempermudah perizinan bagi para pelaku ekonomi, termasuk perempuan entrepreneur, dan membuat perubahan signifikan di bidang ekonomi kerakyatan jika terpilih nanti. Salah satunya menjadikan pusat kota di Jalan Tunjungan dan Embong Malang menjadi sentra ekonomi kerakyatan. Ia merujuk pada Pasar Tunjungan yang saat ini mati suri dan perlu dihidupkan kembali.

Lita juga mendukung penuh langkah kaum perempuan untuk terjun dalam usaha. Apalagi ini era digital yang membuka peluang bagi siapapun untuk berjualan.

“UMKM adalah ujung tombak ekonomi kerakyatan. Para perempuan pelaku UMKM tidak boleh ditinggalkan. Harus didampingi, dilatih, dibantu modal hingga pemasaran. Untuk itu, perlu ada event entrepreneur tahunan minimal berskala nasional di Surabaya,” ujarnya.

Penulis: Natalia Trijaji