PT KAI Daop 8 Surabaya; Kerahkan 727 Personil Keamanan

PT KAI Daop 8 Surabaya; Kerahkan 727 Personil Keamanan

PT KAI Daop 8 Surabaya; Kerahkan 727 Personil Keamanan

Siap amankan angkutan KA selama masa Natal & Tahun Baru 2020

Surabaya, Kabarindo- Guna memberikan rasa aman kepada masyarakat pengguna KA, PT KAI Daop 8 Surabaya akan mengerahkan 727 personil keamanan yang terdiri dari tenaga keamanan internal KAI sebanyak 591 personil dan tenaga pengamanan dari eksternal PT KAI sebanyak 136 personil.

Hal ini dipaparkan Suryawan Putra Hia, Executive Vice President PT KAI Daop 8 Surabaya, dalam apel gelar pasukan di halaman kantor PT KAI Daop 8 Surabaya yang dilakukan pada Kamis (19/12/2019) sebagai tanda dimulainya masa posko angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2019/2020 di wilayah PT KAI Daop 8 Surabaya.

Apel tersebut dihadiri beberapa elemen yang akan terlibat dalam angkutan Nataru yaitu pegawai PT KAI Daop 8 Surabaya, BKO TNI / Polri, pramuka dan PMI.

Suryawan mengatakan, yang menjadi fokus pantauan di antaranya keamanan di dalam stasiun, di atas KA, di sepanjang jalur KA dan keamanan aset vital yang terkait dengan operasional perjalanan KA.

“Penyelengaraan masa angkutan Nataru di transportasi KA harus lebih baik dari tahun 2018. Keselamatan, keamanan, ketepatan waktu dan pelayanan yang prima merupakan 4 faktor yang harus menjadi fokus setiap petugas posko, agar bisa terlaksana dengan baik,” ujarnya.

Masa angkutan Nataru ditetapkan berlangsung selama 18 hari mulai 19 Desember 2019 - 5 Januari 2020. Demi kelancaran dan kesuksesan masa angkutan Nataru 2019/2020, seluruh jajaran pegawai PT KAI tidak diperbolehkan mengambil cuti selama kurun waktu tersebut.

Jumlah pengguna KA di wilayah PT KAI Daop 8 Surabaya diperkirakan mencapai 778.198 orang, naik 4 % dari tahun 2018 yang berjumlah 749.770 orang. Puncak jumlah penumpang diprediksi akan terjadi pada Sabtu, 21 Desember 2019, sebesar 49.402 penumpang.

Selama masa angkutan Nataru 2019/2020, PT KAI Daop 8 Surabaya akan mengoperasikan 78 perjalanan KA penumpang dengan total tempat duduk 828.324 seat, yang terdiri dari:

* 8 KA jarak jauh / menengah jenis kereta kelas luxury + eksekutif dengan total 59.184 seat

* 14 KA jarak jauh / menengah jenis kereta kelas campuran dengan total 143.712 seat

* 9 KA jarak jauh / menengah jenis kereta kelas ekonomi dengan total 127.548 seat

* 22 KA lokal dengan total 297.000 seat

* 20 KA KRD dengan total 147.200 seat

* 5 KA jarak jauh / menengah tambahan (2 kereta eksekutif, 2 kereta campuran dan 1 kereta ekonomi) dengan total 53.640 seat.

Wilayah kerja PT KAI Daop 8 memiliki 52 stasiun di Jatim yang terbentang dari lintas utara di Stasiun Tobo, lintas selatan di Stasiun Wlingi dan Lintas tengah Mojokerto.

Dengan total panjang rel 530 km, terdapat jalur rel yang perlu diwaspadai menjadi titik rawan banjir dan longsor. Ada 17 titik yang menjadi pantauan potensi banjir dan longsor. Titik yang paling menjadi fokus kewaspadaan adalah di km 32+600 s/d 33+200 antara Stasiun Tanggul Angin dan Stasiun Porong.

Guna mengantisipasi hal tersebut, PT KAI Daop 8 Surabaya telah melaksanakan perbaikan dan penguatan pendukung pondasi tubuh badan rel serta akan menambah tenaga pemeriksa jalur rel (PPJ / Petugas Penilik Jalur Rel ekstra) sebanyak 32 petugas. Juga telah menyiapkan manajemen resiko AMUS (Alat Material Untuk Siaga) di 4 titik strategis yaitu Stasiun Babat, Stasiun Mojokerto, Stasiun Bangil dan Stasiun Wlingi.

Penulis: Natalia Trijaji