SHARP Indonesia Perkuat Pasar Anak Muda; Lewat Aquos Sound Partner

SHARP Indonesia Perkuat Pasar Anak Muda; Lewat Aquos Sound Partner

SHARP Indonesia Perkuat Pasar Anak Muda; Lewat Aquos Sound Partner

Siap tambah produk berbasis one-of-a-kind technology sesuai zaman di kategori audio

Surabaya, Kabarindo- Prestasi PT SHARP Electronics Indonesia pada 2018 dalam merajai pasar di empat kategori produk utama televisi, lemari es, AC dan mesin cuci diperkuat melalui berbagai strategi inovasi produk hingga pemasaran.

Optimisme tersebut didukung oleh pertumbuhan industri manufaktur yang diperkirakan meningkat hingga 5,4% pada 2019, sehingga peluang untuk meningkatkan pangsa pasar semakin besar.

Untuk mengawali strategi inovasi tersebut, SHARP Indonesia siap menambah produk berbasis one-of-a-kind technology yang dinamis sesuai zaman di kategori audio yang dinamakan Aquos Sound Partner (AN-SS1). Perangkat musik teranyar yang diciptakan dengan konsep Ear Free Bluetooth Shoulder Speaker ini siap dipasarkan pada Februari 2019.

Kehadiran Bluetooth speaker manis nan minimalis diharapkan dapat memberikan pengalaman mendengarkan musik yang berbeda bagi konsumen dan mengurangi gangguan telinga yang kerap menjadi masalah dari earphone atau headphone.

Andry Adi Utomo, National Sales Senior General Manager PT SHARP Electronics Indonesia, menjelaskan earphone, headphone dan sejenisnya memiliki risiko yang cukup tinggi untuk menyebabkan infeksi, bahkan jadi pemicu kecelakaan. Kedap suara dan dentuman musik yang kencang ternyata bisa menimbulkan masalah yang cukup besar. Dengan Aquos Sound Partner, konsumen tetap bisa mendengarkan musik yang kencang sekaligus mendengar sekelilingnya, karena posisi speaker tidak menutupi telinga.

Aquos Sound Partner akan jadi perangkat tepat untuk mereka yang ingin mendengarkan musik dengan nyaman, aman sekaligus gaya,” ujarnya.

Aquos Sound Partner menawarkan banyak keunggulan untuk menemani keseharian konsumen dalam mendengarkan musik seraya beraktivitas. Desain minimalis dengan berat hanya 88 gram, membuatnya dapat menemani konsumen lebih lama tanpa perlu memberi efek lelah atau keberatan akibat body speaker-nya.

Varian warna Aquos Sound Partner juga beragam, sehingga konsumen bisa memilih sesuai karakteristik mereka. Kesan tegas dan minimalis ditampilkan dalam varian warna hitam dan navy blue, sedangkan kesan elegan dan manis terpancar lewat warna putih dan rose gold. Ketepatan kombinasi desain dan warna Aquos Sound Partner menghasilkan nilai tambah baru bagi perangkat musik ini, yaitu sebagai aksesoris pada busana penggunanya.

Berdasarkan fungsinya, Aquos Sound Partner disertai dengan Bluetooth versi 4.1 yang memiliki koneksi lebih baik, lebih canggih dan lebih cepat. Meski digunakan terus menerus, perangkat ini tetap terjamin lebih hemat daya, karena menggunakan benaman baterai rechargeable lithium. Untuk menggunakannya selama seharian penuh, perangkat ini hanya perlu diisi kurang dari 2,5 jam agar dapat menemani konsumen hingga 14 jam pemakaian.

Kegunaan Aquos Sound Partner pun semakin luas, karena mampu dikoneksikan dengan TV atau perangkat seluler melalui Bluetooth Dongle yang didapat dalam kemasan pembelian. Fungsinya kian pintar berkat terhubungnya AI interface dalam telepon genggam konsumen yang memungkinkan perangkat ini menangkap perintah suara Siri pada iOS dan Google Assistant pada Android.

Yang tak kalah menarik, Aquos Sound Partner dilengkapi fitur dual streaming dengan fasilitas dongle agar pengguna bisa menghubungkan dua perangkat ke satu dongle secara bersamaan. Dengan segala kecanggihannya, Aquos Sound Partner tidak melulu harus digunakan untuk mendengarkan musik, namun juga bisa untuk menonton TV hingga menambah efek seru saat bermain game.

Andry mengatakan, Aquos Sound Partner diharapkan mampu menjangkau segmen milenial, bahkan Gen Z yang lebih muda. Dengan harga Rp.1,699 juta, ia yakin bisa menembus penjualan hingga 7.000 – 10.000 unit dalam setahun pertama.

Selain Aquos Sound Partner, SHARP Indonesia telah menyiapkan deretan produk baru lainnya di berbagai kategori produk. Juga akan serius menggarap teknologi berbasis Internet of Things untuk menguatkan daya saing terhadap produsen elektronik lainnya.

Penulis: Natalia Trijaji