STEAM EXPO 2021; Beri Kesempatan Siswa Sampoerna Academy Jadi Inovator Muda

STEAM EXPO 2021; Beri Kesempatan Siswa Sampoerna Academy Jadi Inovator Muda

STEAM EXPO 2021; Beri Kesempatan Siswa Sampoerna Academy Jadi Inovator Muda

Hadirkan karya solutif dan kekinian

Surabaya, Kabarindo- Sebagai institusi pendidikan formal bertaraf internasional, Sampoerna Academy mengedepankan pendekatan STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts dan Mathematics) untuk mendukung pengalaman belajar lebih komprehensif dan berfokus pada pemecahan permasalahan.

Melalui program tahunan kompetisi dan pameran STEAM EXPO 2021 yang digelar virtual, siswa Sampoerna Academy dari tingkat early learning hingga menengah atas di seluruh kampus Indonesia termasuk Surabaya, ditantang untuk unjuk hasil karya dan inovasi menerapkan ilmu yang telah dipelajari di sekolah.

Dengan total pendaftaran 425 karya dari 531 siswa, Sampoerna Academy mengukuhkan komitmennya untuk terus memastikan kualitas proses pembelajaran tetap terjaga, efisien dan efektif, meskipun dilaksanakan secara daring.

National Principal Sampoerna Academy Surabaya, Maharsi Palupining Rini, S.S., mengatakan Sampoerna Academy Surabaya mendorong budaya inovasi dan kolaborasi, demi lahirnya generasi yang lebih siap menghadapi masa depan. Selain menyediakan strategi pembelajaran virtual menarik seperti virtual break-out room, pihaknya selalu menerapkan pendekatan STEAM untuk membantu pengembangan kompetensi murid, sehingga mereka belajar lebih dewasa, percaya diri dan memiliki tujuan belajar kuat.

Metode ini juga mengintegrasikan experiential learning yang efektif dan efisien membantu siswa tetap fokus dan berinteraksi selama sesi virtual. Hasil pembelajaran tersebut kemudian ditampilkan di STEAM EXPO 2021,” ujarnya.

STEAM EXPO dibagi atas dua kategori yaitu kompetisi untuk kelas tiga ke atas dan pameran yang terbuka untuk seluruh siswa. Kompetisi dan pameran bertujuan sebagai program pengembangan kompetensi 5C (Creative, Critical Thinking, Communication, Collaboration, and Character) sekaligus menanamkan nilai IGNITE (Integrity, Growth Mindset, Nobility, Innovation, Teamwork dan Excellence) pada siswa. Khusus untuk kompetisi, para finalis diharuskan mengikuti sesi presentasi di depan para juri, termasuk guest judge yang merupakan ahli pendidikan dan praktisi STEAM berskala nasional dan internasional.

“Tahun ini Sampoerna Academy Surabaya fokus pada keikutsertaan pameran STEAM, karena siswa kami dimulai dari playgroup hingga grade 7. Alasan kami mendorong siswa playgroup untuk bergabung adalah semakin dini siswa mempelajari mengenai STEAM, akan semakin mudah bagi mereka menemukan passion, menumbuhkan kepercayaan diri, mengembangkan kompetensi 5C, serta memicu semangat mereka untuk berkarir di bidang STEAM,” ujar Palupi.

STEAM EXPO diisi berbagai karya inovatif milik individu dan kelompok yang mengangkat berbagai disiplin ilmu, seperti fisika, teknik, biologi, matematika dan komputer, social behaviour hingga keberlanjutan. Salah satu manfaat dari pendekatan STEAM adalah siswa belajar tentang tanggung jawab atau peran mereka dalam kehidupan nyata dengan meneliti berbagai tantangan saat ini, kemudian menganalisanya untuk menemukan solusi inovatif. Di Sampoerna Academy Surabaya, para calon inovator muda menciptakan berbagai karya mulai dari solusi green energy, eksperimen daur ulang, hingga hidangan molecular gastronomy.

“Kami berharap STEAM EXPO 2021 menjadi pengalaman luar biasa bagi seluruh siswa untuk berbagi pengetahuan serta penemuan, memperkuat karakter, sekaligus mendorong mereka tetap kritis dan memiliki rasa ingin tahu yang tinggi, sehingga dapat mendukung lahirnya inovator-inovator muda. Kami juga berharap ini menjadi awal monumental lahirnya generasi masa depan Indonesia yang berperan aktif menciptakan solusi dalam kehidupan nyata, pemikir kritis, calon inovator serta individu siap kerja dan berani memasuki persaingan global,” ujar Palupi.

Penulis: Natalia Trijaji