Tantan Berevolusi dari Dating App Jadi Social+: Platform Pan-Entertainment

Tantan Berevolusi dari Dating App Jadi Social+: Platform Pan-Entertainment

Tantan Berevolusi dari Dating App Jadi Social+: Platform Pan-Entertainment

Merespon perubahan perilaku para pengguna app yang terjadi selama pandemi global

Surabaya, Kabarindo- Aplikasi Tantan yang diluncurkan pada Juli 2018 di Indonesia, mengumumkan perombakan strategi utama perusahaan untuk menanggapi perubahan perilaku para pengguna app yang terjadi selama pandemi global ini.

Jack Wu, Senior Director, Business Development & Branding Department of Tantan Inc., menerangkan Tantan sebagai Social+ merupakan ekosistem baru dari strategi pan-entertainment yang berevolusi dari aplikasi kencan, menjadi platform sosial dan entertainment yang menyeluruh guna menjangkau generasi pengguna yang baru.

Istilah pan-entertainment merujuk pada produk kreatif multi-level yang dikembangkan dari kekayaan intelektual, contohnya games dan film. Ekosistem pan-entertainment Tantan dibangun di atas empat pilar, yaitu fitur baru, teknologi baru, konten baru dan model bisnis baru.

Jack Wu menjelaskan strategi baru Social+ Tantan dan benefit pengalaman baru yang akan user dapatkan. “Dengan strategi Social+, konsumen akan merasakan fitur-fitur baru seperti Social+ Live Streaming yang tumbuh pesat sejak pandemi, bersama dengan fungsi aplikasi menarik lainnya seperti Social+ Mobile Game (teknologi baru), Social+ Content (pengalaman konten baru) dan Social+ New Retail (model bisnis baru), paparnya.

Dengan diperkenalkannya Social+ Live Streaming, pengguna Tantan sekarang dapat berinteraksi langsung dengan pengguna lain selagi mereka mengembangkan koneksi sosial. Social+ Mobile Game Tantan, yang sedang digarap untuk diluncurkan pada Kuartal I/2022, akan berbasis teknologi 5G baru yang dikombinasikan dengan teknologi AR/VR untuk menghadirkan pengalaman yang berbeda.

Jack Wu memahami pasar Indonesia adalah konsumen konten yang paling antusias di kawasan ini. Karena itu, strategi Social+ Content akan berfokus pada lisensi konten dari Korea, Cina dan Jepang, serta memberdayakan lebih dari 50+ mitra provider konten dan multi channel network melalui program training dengan memberikan pelatihan yang diperlukan dan meningkatkan trafik bagi kreator. Tantan juga akan membantu brand menemukan dan bermitra dengan kreator yang inovatif untuk berkolaborasi dalam kampanye guna membangun awareness dan menarik pelanggan baru, serta memberikan pelatihan bagi mereka yang bercita-cita menjadi influencer atau KOL. Melalui platform Super Star Celebrity Producing Project yang akan digelar sekitar akhir 2021 atau awal 2022, Tantan akan membina users untuk merealisasikan impian mereka menjadi superstar.

Dengan strategi Tantan Social+ Retail, Tantan akan membentuk kemitraan dengan brand lokal untuk membuat Tantan Cafe atau Tantan Restaurant guna menghadirkan gaya hidup Tantan yang unik secara offline.

“Ketika kita mengurangi pertemuan fisik saat lockdown yang lalu, kita menyadari bahwa menjaga hubungan sosial dan memiliki pikiran yang sehat dan bahagia juga merupakan kebutuhan dasar yang penting. Menyadari itu, kami terpicu untuk mengubah peran Tantan dari sebuah platform social connector menjadi Social+, dengan menghadirkan pengalaman pan-entertainment yang segar guna memberikan manfaat positif bagi pikiran atau mindset kita dengan berinteraksi secara live dengan orang lain, ataupun menikmati hiburan untuk memanjakan diri sendiri melalui app Tantan,papar Jack Wu.

Ia menambahkan, industri pan-entertainment di Asia terus berkembang pesat di tengah pandemi. Bersosialisasi dan entertainment kini telah menjadi kebutuhan dasar. Tantan berharap dapat terus berkembang hingga menempati posisi penting di industri pan-entertainment di Indonesia.

Kami akan terus mempelajari dan mengamati tren dan preferensi pasar Indonesia serta mengadaptasi upaya untuk melebarkan kehadiran kami di pasar ini,” ujar Jack Wu.

Penulis: Natalia Trijaji