XL Axiata; Dukung Sekolah Darurat & Pusat Komando Penanggulangan Bencana

XL Axiata; Dukung Sekolah Darurat & Pusat Komando Penanggulangan Bencana

XL Axiata; Dukung Sekolah Darurat & Pusat Komando Penanggulangan Bencana

Pemulihan pasca gempa Lombok

Surabaya, Kabarindo- PT XL Axiata Tbk. mendukung proses pemulihan pasca gempa di Lombok dengan menyerahkan bantuan untuk korban, penyediaan sarana dan prasarana sekolah darurat serta penguatan kapasitas penanggulangan bencana.

Direktur Teknologi XL Axiata, Yessie D Yosetya, mengatakan pihaknya telah sekian lama melayani masyarakat Lombok dan NTB. XL Axiata beserta Axiata Group sebagai induk perusahaan, berkomitmen untuk terus ikut serta dalam upaya pemulihan kondisi pasca gempa di sana. Untuk itu, diserahkan donasi lanjutan sesuai dengan kebutuhan masa recovery, termasuk perangkat untuk sekolah darurat dan perangkat komunikasi untuk upaya penanggulangan bencana.

Menurut Yessie, untuk donasi lanjutan, XL Axiata telah berkonsultasi dengan pemerintah daerah agar donasi yang dikirimkan benar-benar sesuai dengan kebutuhan di lapangan. Untuk keperluan sekolah darurat, XL Axiata menyediakan 4 tenda peleton yang bisa dipakai sebagai ruang kelas atau administrasi darurat dengan daya tampung hingga 40 orang. Ada juga 8 tenda komando berkapasitas 20-an orang. Selain itu menyediakan perlengkapan pendukung sekolah seperti meja, kursi dan alat tulis.

Sekolah darurat dilengkapi fasilitas akses internet cepat program Gerakan Donasi Kuota. Setiap sekolah akan mendapatkan paket kuota 20 GB setiap bulan selama setahun. Dengan demikian, meski dalam kondisi darurat, anak-anak yang bersekolah di tempat itu bisa tetap mendapatkan fasilitas belajar yang memadai agar tidak tertinggal dari sekolah lainnya. Akses internet juga diberikan kepada sejumlah sekolah lainnya yang tidak berada di tenda darurat. Total ada 12 paket Gerakan Donasi Kuota yang diserahkan XL Axiata.

Dukungan untuk sekolah darurat ini diinisiasi oleh XL Axiata setelah meninjau lokasi bencana, yaitu Lombok Barat, Lombok Utara dan Lombok Timur. Banyak sekolah yang rusak di kedua area ini. Berdasarkan masukan dari para pemangku kepentingan setempat, maka disepakati untuk mendirikan sekolah darurat dari tenda sembari menunggu pembangunan kembali bangunan yang permanen.

Ada 9 sekolah yang akan memanfaatkan sarana sekolah darurat. Di Lombok Barat ada MTS dan MA Raudlatul Muslimin di Desa Sandik, Kecamatan Batu Layar, serta MTS dan MA Riyadlusshibiyan di Desa Lendang Re, Kecamatan Lembah Sari. Di Lombok Utara ada MTS dan MK Maraqtta'limat di Desa Sidutan, Kecamatan Bayan. Sedangkan di Lombok Timur ada MI, MA dan MTS di Desa Belanting, MI Nadhatul Wathan Sa'adatul Istiqomah dan SMA Islam Sugian, Kecamatan Sambelia. Sekolah darurat dipakai secara bergantian dari pagi hingga sore.

XL Axiata juga menyelenggarakan program pemulihan kondisi psikologis (trauma healing) anak-anak di sekitar lokasi sekolah darurat. Tujuannya untuk memulihkan kondisi mental anak-anak korban bencana, sekaligus memotivasi mereka untuk bangkit. Tim XL Axiata juga menyelenggarakan program kegiatan di luar jam sekolah untuk meningkatkan motivasi anak-anak. Tim pengajar kedua program ini adalah para mahasiswa sejumlah perguruan tinggi di Lombok.

Bantuan tenda juga XL Axiata salurkan kepada warga di Lombok Timur, Lombok Utara dan Sumbawa. Ukuran tenda lebih kecil untuk menampung kurang dari 10 orang sebagai sarana darurat pengganti rumah yang rusak. Agar efektif dan tepat sasaran, penyaluran tenda berkoordinasi dengan aparat setempat yang menangani pengungsi.

XL Axiata juga mendukung inisiatif pendirian pusat komando (command center) penanggulangan bencana oleh pemerintah provinsi NTB. Untuk keperluan komunikasi, XL Axiata menyerahkan 285 unit smartphone Xtream Ultima X beserta paket kuota total 12 GB selama setahun dan gratis nelpon dan SMS antar anggota command centre. Perangkat ini selanjutnya akan dibagikan kepada mereka yang masuk dalam rantai komando penanganan bencana. Gubernur NTB akan menjadi pengawas langsung sistem ini.

Penulis: Natalia Trijaji