XL Axiata Mewisuda Mahasiswa Program Future Leaders; Berasal dari Seluruh Provinsi

XL Axiata Mewisuda Mahasiswa Program Future Leaders; Berasal dari Seluruh Provinsi

XL Axiata Mewisuda Mahasiswa Program Future Leaders; Berasal dari Seluruh Provinsi

Sudah luluskan 6 angkatan dengan total 850 mahasiswa

Surabaya, Kabarindo- PT XL Axiata Tbk. kembali mewisuda mahasiswa Program XL Future Leaders (XLFL) dan memulai perkuliahan untuk mahasiswa angkatan baru.

Seperti tahun sebelumnya, sebanyak 150 mahasiswa diwisuda, sesuai dengan jumlah peserta program untuk satu angkatan. Demikian juga, tahun ini ada 150 mahasiswa peserta baru. Mereka berasal dari 17.000 lebih pendaftar yang berhasil menembus tahapan seleksi. Para mahasiswa XLFL berasal dari semua provinsi di Indonesia.

Group Head Corporate Communication XL Axiata, Tri Wahyuningsih, mengatakan hingga tahun ini Program XLFL sudah meluluskan 6 angkatan dengan total 850 mahasiswa. Dengan mahasiswa angkatan baru ini, sekarang ada 300 mahasiswa yang sedang mengikuti program.

“Mahasiswa yang terpilih pada program kami, juga alumni, berasal dari hampir seluruh provinsi. Dari Aceh, Jawa, Bali, Lombok, Kalimantan, Sulawesi, NTT hingga Sorong, Papua. Sebagian mereka yang telah lulus kini berkiprah di daerah asal melalui beragam aktivitas bisnis, pemerintahan maupun proyek sosial,” ujarnya.

Para mahasiswa yang tahun ini menyelesaikan masa belajar berasal dari 35 perguruan tinggi negeri dan swasta yang terbesar di berbagai kota. Sedangkan mahasiswa peserta baru berasal dari 45 perguruan tinggi di 20 provinsi. Dari sisi gender, komposisinya cukup berimbang, yaitu 72 perempuan dan 78 laki-laki. Mereka berasal dari berbagai disiplin ilmu, baik eksakta maupun sosial. Program XLFL tidak membatasi para peserta dari sisi disiplin ilmu. Kurikulum XLFL lebih menekankan pada pengembangan soft skills.

Peserta XLFL baru merupakan mahasiswa tahun kedua dan ketiga atau masuk semester ketiga dan kelima, dengan jurusan dari rumpun ilmu eksakta maupun ilmu sosial. Program XLFL terbuka untuk semua jurusan, karena kurikulum yang diajarkan lebih mengedepankan penguasaan peserta atas berbagai soft skills yang bertumpu pada kemampuan dalam komunikasi yang efektif, kemampuan mengelola perubahan serta inovasi dan kewirausahaan.

Soft skills yang diajarkan tersebut akan membekali kemampuan para alumni untuk mampu antara lain beradaptasi dengan lingkungan pekerjaan dan segala kegiatan di dalamnya. Mereka akan mudah untuk bekerja dan berkomunikasi secara efektif, juga berpikir secara kritis. Kurikulum yang diterapkan juga sejak awal, sudah dirancang dengan menyesuaikan perkembangan era digital hingga beberapa tahun ke depan. Diharapkan, apa yang diajarkan akan tetap relevan untuk diaplikasikan pada masa ketika digitalisasi semakin mempengaruhi berbagai sisi kehidupan.

Penulis: Natalia Trijaji