Jadi Alternatif Media Para Orang Tua Cerdas & Aktif

Media Untuk Pencerahan & Inspirasi Anak - Perempuan

Mama Yohana Yang Humble & Santun Sambut Redaksi Kabarindo Media Group
Rabu, 31 Desember 2014-10:43:41
Kontributor : Teks & Foto2; Arul Arista (Senior Editor)

Koran Kabarindo 2015; Jadi Media Perlindungan Anak & Perempuan Pertama

Disambut optimis oleh Menteri PP& PA Kabinet Kerja Yohana S Yembise



Cikini, Jakarta, Kabarindo- Kini edisi ketiga telah terbit.

Tidak banyak dan memang masih langka, media cetak sebagai kolase peradaban modern mengkhususkan pada penyebaran informasi Perlindungan Anak & Pemberdayaan Perempuan.

"Yah, kabinet kerja kali ini memang merindukan media yang affirmative dan massive untuk mensiarkan kabar baik tentang kinerja dan prestasi anak bangsa. Apalagi Koran Kabarindo fokus pada Perlindungan Anak-Stop Child Abuse dan prestasi perempuan di perantauan seperti yang saya simak di edisi yang lalu, terima kasih sekali membantu saya sebagai menteri," papar mama Yohana, demikian sapaan akrab redaksi kepada menteri humble asal Papua dan menjadi Guru Besar Papua pertama dari Universitas Cendrawasih ini.

Perempuan yang dimaksud di 3P tentu saja adalah Perempuan di 3P yaitu Perantauan (TKW), Pelosok-Pulau Terluar NKRI dan Perbatasan yang punya kesempatan yang sama untuk diekspos, bukan ?

Redaksi sangat beruntung dapat menyambangi sekaligus beramah tamah bersama dengan Ketua Komnas PA, Arist Merdeka Sirait beberapa waktu lalu berkenaan Peringatan 25 tahun Konvensi Hak Anak-KHA PBB sejak tahun 1989.

Selain meminta kesediaan Prof. Yohana S Yembise selaku Menteri PP&PA yang saat itu ditemani oleh Deputi Perlindungan Anak, Dr. Wahyu Hartomo, Msc tentu saja sharing dan berdiskusi seputar perlindungan anak dan saat menerima Koran Kabarindo beliau sangat exciting dan cukup senang sekali sampai mau foto bersama dengan redaksi, komnas pa dan stafnya beberapa waktu lalu.

Tak dinyana memang dari media daring yang fenomenal dan tercepat menyediakan informasi apapun sehingga menjadi asupan para orang tua dan remaja termasuk pasutri potensial. Tak ketinggalan media cetak yang ratusan menawarkan rubrikasi yang menarik tetap memberikan asupan penting dan kontributif banyak pertanyaan seputar bagaimana menjaga anak dari para predator kekerasan atau kejahatan seksual.

Apalagi yang paling mengerikan adalah para pelaku pedofil dari mancanegara sudah mulai berdatangan ke tanah air menyambangi sekolah, taman bermain sampai pusat rekreasi air sehingga media bacaan yang tepat harus bisa memberikan tips dan trik menjadi smart parenting.

"Koran Kabarindo ini luar biasa karena ada semangat volounterismnya, saya ini adalah relawan sehingga semua informasi yang diulas edisi lalu sangatlah berarti sehingga menjadi literasi dan pegangan untuk beraktivitas. Apalagi media cetak yang fokus memang masih jarang sehingga saat KABARINDO ingin fokus pada perlindungan anak dan pemberdayaan perempuan. Sungguh sangat luar biasa sehingga tidak usah jualan iklan banner besar tapi tiap artikel carikan sponsornya saja pasti koran ini akan hidup dan banyak yang akan menanti tiap edisinya. Apalagi sebagai new era dalam percetakan format tabloid sangat nyaman ditangan serta tentu saja setelah dilipat sangat praktis untuk dibawa kemana-mana," papar Winanti salah seorang ibu muda yang sempat menerima Koran ini beberapa waktu lalu.

Koran ini tidak diperjualbelikan tapi tetap saja ada harganya walau Rp. 1,- tetap saja ada value yang harus dihargai untuk tidak menjadi alas duduk atau pelindung kepala dari terik atau hujaman air hujan.

Produk jurnalistik pasti akan lebih bermanfaat apabila menemanti tiap agenda aksi atas program yang sudah tersusun.

Tentu saja Koran Kabarindo ini dalam edisi kali ini saja memuat rekaman kegiatan dari Koalisi Indonesia BISA dan CV. Kabarindo Utama-Yayasan Pembelajar BISA yang sukses menggelar perhelatan nasional Workshop Relawan Sahabat Anak yang diikuti oleh LPA Papua, Papua Barat, Gorontalo, Malang, Surabaya, Makassar, Semarang serta daerah lain. Ada juga peserta dari para psikolog pendamping kasus anak, psikolog dari mabes polri, penyidik dari bareskrim polda serta lawyer sahabat anak dan tentu saja para relawan Jokowi JK yang concern ikut mengatasi kasus anak yang marak terjadi.

"Isi yang cukup komprehensif apalagi sangat membantu kami para relawan untuk menjumpai visi dan argumentasi tertulis para narasumber dan pakar. Apalagi saat mengikuti Workshop yang betul-betul padat yaitu 40 jam bersama dengan lebih dari 17 pemateri terasa sangat naratif dan aplikatif karena Koran ini menjadi pegangan saya saat ada hal yang tidak saya mengerti," jelas Aris, SH seorang lawyer sahabat anak yang mengikuti acara workshop beberapa waktu lalu bersama Artha Graha Peduli Sahabat Anak.

Pihak KPAI dan Komnas PA pun seperti tidak mau kalah dengan yang lainnya memberikan apresiasi dan sambutan atas terbitnya Koran Kabarindo ini dan kak Arist berharap dapat memberikan informasi update tiap bulan perkembangan dari kasus anak dari data dan kronologis sehingga menjadi penyeimbang dari media umum lainnya.

Redaksi mencoba terus berbenah dan tentu saja dengan memulai tahun MEA 2015- kesiapan media cetak dalam format tabloid seperti ini akan mempertegas keberadaan aktivitas perlindungan anak dan pemberdayaan perempuan yang terus digaungkan sehingga banyak yang tahu bahwa ada kegiatan tiap pekannya dan tentu saja bacaan yang menarik apabila bisa direalisasikan secara simple dan aplikatif sesuai dengan kebutuhan.


Bravo dan selamat membaca Koran Kabarindo........!