Friday , 14 November 2008-19:10:05
Kontributor : Teks: Arul&Gina Esia / Foto2: Esia

UBER ESIA HADIR DIBALI; Usaha Bersama untuk Micro Business.....

Saatnya sektor UKM dilirik oleh pihak swasta

" Esia kembali menggebrak dengan program CSRnya yang berpijak pada Global Synergy System untuk masyarakat luas, patut dicontoh yah ?"

Denpasar-BALI, Kabarindo- Sebagai perusahaan yang bergerak dalam bidang telekomunikasi, PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL) juga memiliki perhatian pada upaya peningkatan pendapatan masyarakat terutama mereka yang tinggal di lingkungan pinggiran perkotaan dan pedesaan. Perhatian ini diwujudkan dalam bentuk kerjasama dengan Dian Bhuanan Lestari (DINARI) untuk membuka peluang usaha di bidang telekomunikasi, khususnya telepon pedesaan (village phone).

Penandatangan kerjasama ini dilakukan kemarin di Bali oleh Vidi Rosen, General Manager Area Jatim, Bali & Nusra Bakrie Telecom (BTEL) dan Ir. Nyoman Irianto Wibawa, Direktur Utama  Dian Bhuana Lestari  (DINARI). Turut menyaksikan penandatangan tersebut Dhany HMS, VP Bisnis Operation Regional Indonesia Timur PT Bakrie Telecom Tbk dan Linda Arisetiawati, Manager Area Bali PT Bakrie Telecom Tbk.

“Uber (Usaha Bersama) Esia baru saja diresmikan tanggal 29 Juli 2008 dalam acara Asia Pacifik Regional Microcredit Summit. Kemudian kami menerapkan konsep ini di wilayah Bogor dan Tangerang dengan fokus membantu kehidupan ibu-ibu rumah tangga menjalankan usaha kecilnya. Hasilnya sangatlah memuaskan. Karena itu kami berniat memperluas upaya ini dengan menerapkannya di Bali”, papar Dhanny HMS.

Melalui telepon pedesaan, Dhanny berharap operator Telepon Pedesaan (Village Phone Operator atau VPO) yang dikembangkan oleh Dinari akan menjalankan usaha mereka di daerah pedesaan yang sebelumnya tidak terjangkau oleh layanan telekomunikasi dan menyewakan telepon kepada lingkungan disekitar mereka dengan cara penggunaan berdasarkan per telepon. ” UBER ESIA bertujuan untuk memfasilitasi akses telekomunikasi yang terjangkau melalui cara-cara yang berkelanjutan, bermanfaat dan berdayaguna bagi masyarakat pedesaan Indonesia” papar Dhanny HMS

Lebih lanjut Dhanny HMS menjelaskan ”Saat ini kami meresmikan kerjasama sama dengan lembaga keuangan mikro lokal di Bali yaitu dengan Dian Bhuana Lestari  (DINARI) Foundation, karena kami melihat masyarakat Bali merupakan masyarakat yang ulet dan mandiri. Sehingga kami yakin UBER ESIA dapat memberikan manfaat baik segi ekonomis maupun telekomunikasi bagi masyarakat Bali”.

UBER Esia sendiri merupakan kolaborasi antara Bakrie Telecom (BTEL), Qualcomm dan  Grameen Foundation, akan bekerja sama dengan lembaga keuangan mikro lokal Indonesia untuk membantu mitra usaha kecil dalam peminjaman dana yang dibutuhkan untuk membeli sebuah “usaha” Telepon Pedesaan (Village Phone), dimana akan menggunakan teknologi 3G CDMA untuk menghadirkan layanan telekomunikasi nirkabel yang terjangkau bagi masyarakat pedesaan.

UBER ESIA akan bekerja sama dengan mitra lokal yaitu PT Dian Bhuana Lestari (DINARI) Foundation yang berdiri pada tanggal 4 June 1992 dan  dipimpin oleh putra daerah Bali yaitu Bp. Ir. Nyoman Irianto Wibawa.  PT DINARI  lahir atas kepedulian putra daerah yatiu Bpk Ir. Nyoman Irianto Wibawa yang menginginkan masyarakat Bali dapat hidup sejahtera,

Program Uber ESIA adalah bentuk usaha Bakrie Telecom dalam memperkokoh komitmen untuk menuju tata kelola perusahaan yang baik karena sebagai sebuah perusahaan nasional, BTEL meyakini bahwa perkembangan usaha BTEL juga tidak lepas dari kontribusi komunitas disekeliling BTEL. Sehingga mengembangkan komunitas menjadi prioritas utama BTEL, dan salah satunya melalui UBER ESIA.
 

Bravo for ESIA !