Butik Emas Antam; Kini Hadir Di Bandung

Butik Emas Antam; Kini Hadir Di Bandung

Bandung, Kabarindo - PT Aneka Tambang (Antam) membuka Butik Emas Logam Mulia kedua di kota Bandung, Jawa Barat. Gerai butik emas kedua Antam ini berada di Jalan Juanda, Dago. Seremoni peresmian dilakukan hari ini yang dihadiri oleh Wakil Wali Kota Bandung Oded Muhammad Danial, dan Direktur Utama Antam Tato Miraza.

Butik emas pertama Antam berada di kantor pusatnya di Jakarta. Pada 2013 ini akan dibuka beberapa butik lagi di Surabaya, Palembang, dan Makasar. Pembukaan butik emas di kota-kota besar Indonesia lainnya akan dilakukan pada tahun depan.

"Animo masyarakat cukup baik di Jakarta. Target penjualan setiap outlet sebesar 25 kg. Tapi pencapaiannya di Jakarta jauh melebihi sekitar 50 kg. Mudah-mudahan di Bandung juga akan sama," kata Tato, di Bandung, Rabu (13/11).

Pembukaan butik ini, tambah Tato, diharapkan bisa mengedukasi masyarakat, bahwa emas bukan hanya perhiasan namun bisa digunakan sebagai instrumen lain perangkat investasi untuk jangka panjang. Selain itu emas dapat dijual kembali sewaktu-waktu apabila ada kebutuhan mendesak.

Di tempat yang sama, General Manager Logam Mulia Bisnis Unit Head Dody Martimbang menambahkan, Bandung menjadi pilihan kedua lantaran konsumen yang kerap mengantre di butik Jakarta sebagian besar berdomisili di wilayah Bandung.

"Daripada jauh-jauh ke Jakarta harus antre dan mendapat jumlah terbatas. Mindset pelayanan harus diubah dengan menjemput bola. Kami mendekat ke konsumen," ujarnya.

Dikatakannya, untuk menjamin keaslian dan keamanan produk maka Antam meluncurkan kemasan baru yakni Emas dan sertifikatnya tergabung dalam satu kemasan. Sepanjang kode pengaman dan segel tidak rusak, maka dijual ke mana saja tetap laku. Kemasan baru ini untuk emas 50 gram dan 100 gram.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Oded M Danial menyampaikan, kehadiran butik ini bukan hanya untuk kebutuhan emas tapi juga memperkaya informasi masyarakat berinvestasi logam mulia secara aman. Dengan butik ini maka masyarakat memiliki pilihan dalam berinvestasi.

"Investasi emas ini bukan tanpa risiko baik karena harga emas dunia dan mis-management. Maka diperlukan kehati-hatian semua pihak," pesan Oded seperti dilansir dari laman beritasatu.