Gubernur Selalu Monitor Aktifitas PMI Jateng; Awesome

Gubernur Selalu Monitor Aktifitas PMI Jateng; Awesome

Semarang, Kabarindo- Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, mengungkapkan bahwa aktifitas dan peran Palang Merah Indonesia (PMI) di Jawa Tengah selalu dimonitor melalui informasi berita dan laporan.

“Saya selalu monitor kegiatan PMI, terutama saat terjadi bencana,” ucapnya saat bertemu Pengurus PMI di ruang kerjanya di Gubernuran-Semarang, Selasa siang (8/9) kemarin.

Gubernur mengapresiasi PMI dan mengharapkan bisa mengembangkan perannya bersama lembaga maupun organisasi lain seperti BPBD, SAR, Pramuka, Tagana, dan lainnya. “Seluruh potensi yang ada ini, agar selalu berkoordinasi sesuai perannya dalam membangun Jawa Tengah,” pesannya.

Ketua Bidang Organisasi PMI Pusat, Sasongko Tedjo mengatakan aksi donor darah merupakan salah satu dari rangkaian kegiatan HUT PMI ke 70 tahun. PMI juga akan mengadakan jalan sehat yang rencananya melibatkan 10.000 orang. “Tema HUT tahun ini adalah 70 tahun Palang Merah Indonesia mengabdi untuk Kemanusiaan dan Kemerdekaa,” terang Sasongko didampingi oleh Ketua Bidang Organisasi PMI Jateng Edi Susanto.

Ketua Bidang Citra PMI Jateng Adji Samekto juga melaporkan rencana kegiatan HUT PMI di Jawa Tengah. “Kami melaporkan kepada Gubernur tentang rencana peringatan HUT PMI Ke 70 yang akan di gelar di Purwokerto-Banyumas, dan berharap Gubernur bisa hadir,” ungkap Adji Samekto.

HUT PMI yakni pada tanggal 17 September, untuk peringatan tahun ini di gelar pada 27 September 2015. “Peringatan HUT PMI ke 70 ini akan diadakan Jalan Sehat Kemanusiaan dan penganugerahan Penghargaan kepada 900 pendonor daarah yang telah menyumbangkan darahnya sebanyak 50 dan 70 kali,” terang Adji yang juga Guru Besar Ilmu Hukum Undip ini.

Kepala Markas PMI Jateng menjelaskan saat ini pembangunan gedung PMI terus berjalan. Rencananya akan selesai dan siap diresmikan pada 26 Desember mendatang. “Namun bisa jadi akan berubah. Peresmiannya dibarengkan dengan agenda Musyawarah Kerja PMI Jateng pada Januari tahun depan,” katanya.

Selain itu, juga disampaikan tentang peningkatan profesionalisme sukarelawan PMI Jateng dengan melakukan sertifikasi pelatih. “Kami melakukan sertifikasi ini untuk meningkatkan profesionalisme pelayanan kepada masyarakat, bekerjasama dengan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP),” tuturnya.