Indonesia Ikut KTT WISE; Jajaki Praktik Inovatif dalam Membuat Kebijakan

Indonesia Ikut KTT WISE; Jajaki Praktik Inovatif dalam Membuat Kebijakan

Surabaya, Kabarindo- Para Menteri Pendidikan dari seluruh dunia bertemu di KTT World Innovation Summit for Education (WISE) di Doha, Qatar, saat ini untuk membahas praktik - praktik terbaik dan pentingnya mendorong inovasi di dunia pendidikan.

Pertemuan ini diselenggarakan oleh Ketua WISE, Sheikh Abdulla bin Ali Al-Thani, Ph.D. yang berlangsung pada saat pembukaan KTT tahunan WISE kelima.

Pertemuan tahap awal diketuai oleh Menteri Pendidikan dan Pendidikan Tingkat Tinggi Qatar, Dr. Mohammed Bin Abdul Wahed Ali Al Hammadi, yang diikuti oleh 16 pembuat kebijakan dari berbagai negara termasuk Jepang, Nigeria, Kuba dan Komisi Eropa.

Pertemuan informal ini merupakan usaha transnasional untuk berbagi praktik - praktik terbaik di bidang pendidikan dari para pembuat kebijakan di seluruh dunia yang membahas berbagai ide mulai dari mengembangkan inovasi melalui kurikulum hingga mekanisme pendanaan yang inovatif.

Sheikh Abdulla bin Ali Al-Thani mengatakan WISE didirikan untuk mengantarkan pendidikan menjadi agenda utama global sebagai kunci untuk membangun masyarakat yang aman dan berkembang.

“Pertemuan ini merupakan langkah positif untuk mencapai tujuan tersebut karena para menteri pendidikan mendiskusikan ide - ide mereka dalam membuat kebijakan yang inovatif dan efektif," ujarnya dalam rilis yang diterima dari panitia pada Rabu (30/10) kemarin.

Menurut Sheikh Abdulla bin Ali Al-Thani, WISE adalah sebuah platform multisektoral dimana para pembuat keputusan berinteraksi langsung dengan berbagai pemangku kepentingan di bidang pendidikan, yang memberikan kesempatan luas untuk menjalin kemitraan yang bertujuan menempatkan praktik - praktik terbaik dan paling efektif ke dalam tindakan nyata.

Pertemuan ini memancing pertanyaan tentang bagaimana kementerian pendidikan dari seluruh dunia berhasil membuat sebuah inovasi menjadi kenyataan, apakah peran pembuat kebijakan adalah untuk menerapkan kebijakan yang telah dibuat untuk mendorong inovasi atau mereplikasikan praktik - praktik terbaik dari lapangan dan bagaimana forum seperti WISE menfasilitasi tukar pikiran mengenai praktik - praktik tersebut.

Dr. Mohammed Abdul Wahed Ali al Hammadi, mengatakan pertemuan para Menteri di KTT WISE telah memberikan platform untuk mendiskusikan pengalaman - pengalaman dari seluruh dunia, sehingga memungkinkan untuk mengeksplorasi pendekatan baru dan berbagi metode kerja yang berbeda.

“Di Qatar, kami perlu mengembangkan sektor pendidikan untuk meningkatkan kinerja dan produktivitas individu. Inovasi dalam pendidikan adalah kunci untuk mendukung terwujudnya tujuan pembangunan Qatar secara keseluruhan dan memposisikan Qatar sebagai negara pengetahuan terkemuka, sejalan dengan Visi National Qatar 2030," ujarnya.

Androulla Vassiliou, Komisaris negara-negara Eropa untuk Pendidikan, Kebudayaan, Multilingualisme dan Remaja, mengatakan pendidikan merupakan salah satu prioritas politik utama Uni Eropa dan kerja sama internasional merupakan bagian penting dari itu.

“Eropa harus terbuka untuk dunia. Hanya melalui pendidikan dan kebudayaan, orang dari berbagai latar belakang akan saling memahami dan mengembangkan hubungan yang lebih erat," ujarnya.