Accelerating Asia Umumkan Program Cohort Akselerator Keempat; Diikuti 11 Startup

Accelerating Asia Umumkan Program Cohort Akselerator Keempat; Diikuti 11 Startup

Accelerating Asia Umumkan Program Cohort Akselerator Keempat; Diikuti 11 Startup
 

Peroleh dana lebih dari 6 juta dolar Singapura

Surabaya, Kabarindo- Perusahaan modal ventura dan akselerator internasional Accelerating Asia mengumumkan Cohort keempat dari program 100 hari unggulan mereka untuk startup pra-Seri A.

Sebanyak 11 startup telah mengumpulkan modal lebih dari 6 juta dolar Singapura sejak awal mengikuti program, membukukan total modal menjadi lebih dari 30 juta dolar Singapura, dengan 70% investasi terkumpul sejak bergabung dengan portofolio Accelerating Asia.

Dalam waktu satu bulan sejak Cohort keempat dimulai, para startup telah mencatat kenaikan pendapatan bulanan sebesar 25%, naik dari rata-rata senilai 45.000 dolar Singapura ketika mereka bergabung dengan Accelerating Asia, hingga mencapai 56.000 dolar Singapura. Tingkat pertumbuhan 11 startup tersebut juga telah naik dua kali lipat dengan rata-rata pertumbuhan 30% month-on-month, diawali dari 16% pada awal program.

Kesebelas perusahaan portofolio baru tersebut mencakup 10 vertikal dan terdiri dari perusahaan-perusahaan asal Singapura, Indonesia, Pakistan dan Bangladesh. Vertikal industri baru tersebut di antaranya properti, online dating (kencan daring) dan pemasaran/periklanan, menjadikan portofolio Accelerating Asia sekarang mencakup lebih dari 20 vertikal yang meliputi perusahaan B2B, B2C dan B2B2C. Cohort tersebut mencakup 35% startup yang didirikan oleh perempuan dan 60% gender lens investment (investasi berbasis gender), dengan lebih dari 80% berfokus kepada dukungan terhadap Program Sustainable Development Goal yang dicanangkan oleh PBB.

Co-Founder dan General Partner Accelerating Asia, Amra Naidoo, mengatakan untuk program Cohort ke-4 ini, pihaknya telah menyeleksi 500 startup yang berasal dari 30 negara.

“Dengan hanya 2% startup terpilih, kesebelas startup tersebut akan menjadi bagian dari Cohort terbesar kami dan berhak menerima investasi dari dana modal ventura kami,” ujarnya.

Salah satu startup yang tergabung di Cohort keempat ini adalah TransTRACK.ID asal Indonesia. Mereka mengumpulkan data untuk melacak, menganalisis dan meningkatkan operasi transportasi serta memiliki tim pendiri yang solid dengan pengalaman yang mendalam di industri. Pendapatan per tahun TransTRACK.ID telah meningkat lebih dari dua kali lipat dan naik sebesar 130% sejak Maret 2020. Ada pula startup Amar Lab asal Bangladesh yang memberdayakan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan kesehatan dengan layanan diagnostik sesuai permintaan (on-demand). Mereka telah melayani dan mengirimkan lebih dari 10.000 tes diagnostik, termasuk tes Covid-19 untuk klien individu dan korporat. Sementara startup hospitality Waitrr yang hadir di Singapura, Eropa dan Australia, menawarkan platform pemesanan dan pembayaran QR mobile untuk restoran dengan basis klien yang meliputi brand makanan dan minuman seperti PAUL, Da Paolo Gastronomia dan Changi Airport Group.

Co-Founder dan General Partner di Accelerating Asia, Craig Dixon, mengatakan Amar Lab maupun Waitrr telah diuntungkan dari dinamika market yang terdampak Covid-19. Mereka berada di posisi yang tepat untuk pertumbuhan jangka panjang, karena sektor kesehatan dan hospitality global terus mempercepat upaya digitalisasi mereka dalam bentuk layanan jarak jauh dan mobile.

“Selama program Accelerating Asia, penghasilan startup yang berpartisipasi rata-rata meningkat 350% serta 90% perusahaan mengumpulkan modal dari jaringan angel investor, perusahaan keluarga dan investor institusional. Kami senang membangun rekam jejak kami dengan Cohort Empat,” ujarnya.

Accelerating Asia menawarkan investornya akses lebih awal dan eksklusif dengan startup-startup portofolio-nya, menyediakan deal-flow terkualifikasi, hak pro-rata dan opsi pertama untuk investasi yang memenuhi syarat dan akan terus berlanjut pada kuartal II/2021 hingga seterusnya saat akselerator modal ventura memperluas kemitraan dan peluang investasi.

Perusahaan berencana untuk memperluas kehadiran mereka, mengembangkan jejak yang lebih besar di berbagai pasar melalui perekrutan Cohort dan kemitraan dengan pemerintah serta investor. Untuk mendukung ekosistem startup, Accelerating Asia menawarkan program Amplify, sebuah program akselerator virtual dengan 6 modul yang memberikan akses bagi startup ke jaringan papan atas untuk menumbuhkan bisnis mereka. Program lainnya adalah Angel360, program angel investing virtual yang menyediakan panduan langkah demi langkah kepada investor untuk berinvestasi di kawasan ini.

Penulis: Natalia Trijaji